Saturday, December 15, 2012

Demi seorang Sahabat...

Entah kenapa kisah cinta seorang sahabat saya, sangat ingin saya tuangkan ke dalam untaian bab demi bab kehidupan, merangkai utuh satu buku bernama novel.

Aih, muluk sekali. Padahal saya pun belum berhasil menulis sebuah cerpen. Novel? Ngimpi kali yeeeee.... Tapi akhir-akhir ini, kata-kata terus berlompatan di kepala saya. Terkadang saya biarkan kata itu bermain menjelma sosok-sosok fantasi, tak jarang juga terpaksa saya kunci rapat-rapat dalam sel abu-abu di otak, berharap ia bisa bekerja sama dan memunculkan ceritanya sendiri tanpa saya minta.

Bisakah? Teman saya menulis novel hanya dalam 10 hari, sementara teman lainnya dalam dua tahun.... Saya? Hehehe...

Mudah-mudahan tulisan ini memotivasi saya untuk benar-benar meluangkan waktu menulis, 15 menit sehari, demi cinta saya pada sahabat saya.... ^^


1 comment:

Defa Ramadhani said...

semoga harapannya tercapai amin :)