Monday, July 09, 2007

Belum apa-apa..
Belum seperti Abu Bakar ra. yang mempersembahkan seluruh hartanya untuk Islam dan hanya meninggalkan Allah dan Rasul-Nya bagi keluarganya..
Belum seperti Abdurrahman bin 'Auf yang memberikan seluruh barang dagangannya kepada umat Islam karena janji Allah akan menggantinya dengan 700 kali lipat..
Belum seperti Umar bin Abdul Aziz yang merupakan seorang khalifah tapi adalah orang yang paling miskin di negerinya..
Belum seperti Mush'ab bin Umair yang merupakan tuan muda bergelimang harta di Persia, tapi meninggalkannya demi Islam dan ia meninggal dunia dengan ditutup sehelai kain kafan yang jika ditarik untuk menutup kepalanya, maka kakinya terlihat dan jika ditarik untuk menutup kakinya, maka kepalanya terlihat..

Belum apa-apa..
Belum seperti seorang Sumayyah yang direbus dalam panci bersama suaminya dan menjadi syahidah pertama dalam Islam..
Belum seperti Asma binti Abu Bakar yang dalam keadaan hamil tua sanggup menempuh perjalanan puluhan kilometer untuk menghantarkan makanan pada Rasulullah dan ayahnya..

Belum apa-apa..
Belum cukup untuk mengatakan lelah..
Belum cukup untuk berhenti..
Belum cukup untuk tergesa..

Ya, perjuangan kita belum apa-apa..
»»  Baca Selanjutnya...

Thursday, May 24, 2007

G Project

Diskusi kami sore itu menelurkan satu proyek, untuk memperkenalkan mereka yang 'istimewa' kepada mereka yang berada pada sebaran normal. Bukan sekedar memperkenalkan, tapi juga berusaha untuk berempati... Lebih jauh lagi, ingin tetap menghargai mereka sebagai individu yang mempunyai hak dan kewajiban, walaupun berbeda.

Mereka bukan seseorang yang hanya pantas untuk dikasihani, tapi harus juga dilihat sebagai individu yang mempunyai kompetensi tertentu dan dapat berperan bagi masyarakat.

Perkenalan ini, pada tingkatan anak-anak, tentunya lewat bermain....

So, ada yang tertarik untuk gabung dengan kami?
»»  Baca Selanjutnya...

Allah Marah?!

Dialog di suatu hari antara ummi dan Auli...
U: Kak, tolong jagain ade' ya, ummi mo sholat dulu.
A: Yah, ummi... Auli kan lagi sibuk [maen] nih. Sholatnya nanti aja kenapa?
U: Ih kakak, ummi harus sholat, nanti dimarah Allah.
A: Emangnya, Allah suka marah-marah ya?

Subhanallah, anak-anak sekarang celetukannya 'berisi' ya... bikin umminya harus banyak belajar lagi, terutama untuk menerangkan konsep-konsep abstrak pada mereka yang baru mengenal benda-benda kongkrit. ^_^
»»  Baca Selanjutnya...

Monday, April 16, 2007

Adik Kecil yang Dewasa

Laki-laki itu telah berubah.
Mungkin, ia justru menjadi lebih dewasa dibanding semua kakaknya. Kata-katanya memang kasar, tapi ia benar. Sikapnya memang tidak manis, tapi sesungguhnya ia sangat perasa. Ia memang terkesan tak peduli, tapi justru ia yang paling menderita.
Manusia, memainkan perannya masing-masing dengan cara berbeda. Dengan segala keterbatasan ku, dan kami, hanya demikianlah yang dapat kami lakukan. Sekarang bagianmu, De'.
Letih, lelah... tapi permasalahan ini harus dicari penyelesaiannya. Sakiiiiiitt, semua orang merasakannya. Lebaran tahun lalu, saat semuanya terungkap, untuk kedua kalinya aku melihat airmatanya. Sedih, karena airmata itu ternyata untuk permasalahan yang dulu sudah kami anggap selesai. Ya Allah, limpahkanlah kesabaran kepada kami semua... tunjukilah kami kepada jalan yang Engkau ridhoi.. Amiin.

Untuk adikku yang sekarang lebih dewasa... Semoga Allah melindungimu dalam cahaya-Nya...
»»  Baca Selanjutnya...

Monday, March 26, 2007

Hari ini...

Subhanallah, ketemu salah satu orang yang luar biasa. Luar biasa energi kehidupannya, luar biasa kemauan untuk majunya, luar biasa jalan hidup yang telah dilaluinya.

Depok, 26 Maret 2007
...menghisab diri atas segala ke-tidak-istiqomah-an...
»»  Baca Selanjutnya...

Tuesday, March 13, 2007

r-a-h-a-s-i-a

Sebenarnya rahasia itu mudah dibaca. Gerak-gerik, isyarat tubuh, kata-kata, desas-desus.. pokoknya banyaklah cara untuk bisa mendeteksi rahasia yang disimpan oleh seseorang, paling tidak, kita pasti bisa merasakan bahwa orang tersebut menyembunyikan sesuatu dari kita, atau berbohong. Apalagi, orang yang dekat dengan kita, bertemu secara rutin, sering berbagi cerita, bahkan kita bisa membaca raut wajahnya... Susahnya, jika rahasia tersebut adalah satu hal yang sangat tidak kita sukai, terkadang kita justru berusaha untuk menutup mata dan telinga, pura-pura tidak tahu, takut terluka... padahal kita sesungguhnya tahu, atau punya dugaan yang hampir 100% benar.
Ternyata, menjalani kepura-puraan itu juga tidak enak. Terbawa menjadi mood yang tidak baik, membawa penyakit, semangat menguap entah kemana.. Mana yang akan lebih menyakitkan, mengetahui kebenaran walaupun itu menyakitkan, atau menahan diri untuk bertanya karena tidak ingin mendapat jawaban yang mengiris....


~ Ada apa sih dengan sekedar bertanya, "Mau kemana?" ~
»»  Baca Selanjutnya...

Tuesday, March 06, 2007

bisa apa?

tak bisa berkata-kata...
saat mengetahui ia yang pernah menjadi 'model' dari perilaku, berputar arah...
apa yang terjadi?
banyak pertanyaan terlintas, namun mengapa tak berani mencari jawabnya?
berkhusnudzon, cukupkah?
malam ini, kutekadkan untuk menghubunginya...

*ruang kelas, melalui jendela informasi dunia
»»  Baca Selanjutnya...