Kata salah seorang ustadz, sukses tidaknya hari kita dapat dilihat dari sholat subuh yang berkualitas. Kalo subuhnya didahului dengan qiyamul lail, tilawah dan muhasabah, insyaAllah hari ini akan kita lalui dengan lapang dada. Tapi kalo subuhnya kesiangan, masalah yang sepele pun bisa jadi zuper menyebalkan. Hayyo, bangun. Sholat itu lebih baik daripada tidur!!
»» Baca Selanjutnya...
Thursday, March 13, 2008
Tuesday, March 11, 2008
Setaun lagi?!!
Dia menyuruh kami menunggu!! "Sabarlah, setahun lagi aja. Setelah itu semuanya akan kembali seperti semula." Janji yang ia lontarkan dihadapanku dan De. Benarkah everything will be just allright? Akankah kembali? Satu tahun bukan waktu yang lama jika harus dilalui dalam kesenangan, tapi jika harus dipenuhi duka, luka dan airmata... satu detik pun terasa menyiksa. Haruskah satu tahun lagi??? Benarkah??
Rabbana afrigh 'alaina shabran wa tsabbit aqdaamana, wanshurna 'ala qaumil kaafiriin..
»» Baca Selanjutnya...
Rabbana afrigh 'alaina shabran wa tsabbit aqdaamana, wanshurna 'ala qaumil kaafiriin..
Tuesday, March 04, 2008
Adeknya Hana
Ni adeknya Hana... Alhamdulillah terlahir sehat dengan persalinan normal pada 26 Januari 2008 jam 18.47 di RSIA Graha Permata Ibu dengan berat 3.6 kg panjang 51 cm. Panggil aja de Rifqi, nama lengkapnya Tengku Ahmad Rifqi Zahidi. Do'a dari ummi dan abi agar ade Rifqi jadi anak yang soleh, berbakti pada Allah, Rasul, ummat Islam, dan kedua orang tuanya, juga seperti namanya, semoga ade menjadi hamba yang zuhud. amiin. (*akhirnya... blogger bisa upload gambar juga, pyuuhh*)
Monday, December 17, 2007
k.a.n.g.e.n
Udah lama ga ditinggal suami, ternyata berasa juga kangen, hehe.. Padahal dulu 3 bulan pertama nikah, ketemu malah cuma 2 minggu sekali, cuma dua hari lagi. Tapi sekarang, ditinggal tiga hari aja, rasanya pingin nelpooooooonnnn terusss. Sedih juga euy, Ummi ditinggal di rumah cuma berdua sama Hana, rasanya seeeeeeepiiiiyyyy. Orang-orang pada ke Yogya, menghadiri nikahan sepupuku. Ihiks, padahal pingin ikutan, sekalian jalan2... tapi apa mau dikata, kondisi badan ga memungkinkan.. Yang berangkat Mama dikawal tiga bodyguard ganteng: Kakak, Abi, en Mas Ary. Bunda, Dede' en Aul engga ikut sih, tapi Bunda kan kerja, Dede' ada acara dia nginep di kampus, trus Aul sekolah en ngaji, titip di rumah mbah deh... judulnya, tetep aja Ummi sendiri ma Hana. Kangen..
Untungnya kemarin orang2 dah pulang, wuih... Hana girang banget liat isi rumah lengkap lagi, walaupun ga ada Papa :( Semua orang diabsen suruh gendong sambil ketawa-tiwi.. aduh anakku sayang....
~ for my lovely cousin n his wife: selamat menempuh hidup baru ya... Ummi sama Hana mendoakan semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah, amiiin. Baarakallahu laka wa baraka 'alaika wa jamaa'a bainakuma fii khair..
»» Baca Selanjutnya...
Untungnya kemarin orang2 dah pulang, wuih... Hana girang banget liat isi rumah lengkap lagi, walaupun ga ada Papa :( Semua orang diabsen suruh gendong sambil ketawa-tiwi.. aduh anakku sayang....
~ for my lovely cousin n his wife: selamat menempuh hidup baru ya... Ummi sama Hana mendoakan semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah, amiiin. Baarakallahu laka wa baraka 'alaika wa jamaa'a bainakuma fii khair..
Thursday, December 13, 2007
Obsesi
when you are being obsessed with something, or someone..
how do you know when to stop?
how do you know when to take a break?
how do you know that you are still on the right path?
take enough time to read
take enough time to write
take enough time to think
take enough time to discuss and think about other people...
»» Baca Selanjutnya...
how do you know when to stop?
how do you know when to take a break?
how do you know that you are still on the right path?
take enough time to read
take enough time to write
take enough time to think
take enough time to discuss and think about other people...
Thursday, December 06, 2007
b-e-r-a-t
Alhamdulillah Hana akan segera punya adek. Saat ini kehamilan ummi dah masuk 7 setengah bulan. InsyaAllah awal Februari dede’nya Hana akan melihat dunia. Kehamilan kedua ini Ummi lalui hampir ga berasa. Wong sadarnya aja pas udah 4 bulan :D Orang-orang pada heran, kok bisa?? Ya.. bisa lah, ini buktinya hehe ^_^ Soalnya sejak Hana lahir, Ummi belum mengalami siklus menstruasi yang jelas, jadi belum ngeh… Trus, alhamdulillah dede’nya Hana ga rewel waktu di perut ummi. Ga pake muntah2, pusing2, dst. Sama kayak ayuk Hana. Jadi ya, Ummi ga sadar aja kalo ternyata Hana berhenti ASI karena sudah harus berbagi dengan dede’nya yang masih di perut Ummi..
Kenapa judulnya berat?? Apa dede’nya berat? Atau Umminya yang nambah berat (hehe, pastilah ya..)? Sebenernya engga sih.. Cuman, Ummi, Abi, Hana dan orang-orang di rumah sedang mengalami trauma psikologis yang cukup…menyesakkan. Mungkin Ummi ga bisa cerita disini kali ya, maklum, bukan sesuatu hal yang membanggakan, walaupun juga bukan sesuatu yang memalukan..
Subhanallah, semoga semua kejadian ini membawa hikmah yang begitu besar di kemudian hari. Do’akan kami ya, sahabat…
»» Baca Selanjutnya...
Kenapa judulnya berat?? Apa dede’nya berat? Atau Umminya yang nambah berat (hehe, pastilah ya..)? Sebenernya engga sih.. Cuman, Ummi, Abi, Hana dan orang-orang di rumah sedang mengalami trauma psikologis yang cukup…menyesakkan. Mungkin Ummi ga bisa cerita disini kali ya, maklum, bukan sesuatu hal yang membanggakan, walaupun juga bukan sesuatu yang memalukan..
Subhanallah, semoga semua kejadian ini membawa hikmah yang begitu besar di kemudian hari. Do’akan kami ya, sahabat…
Terlantar...
Sudah lama blog ini dibiarkan terlantar, sesibuk apa sih orang yang punya?
Ya.. menjalani rutinitas yang coba dimaknai sebagai sesuatu yang bernilai..
Menjadi seorang istri..
Menjadi seorang ibu..
Menjadi seorang anak..
Menjadi seorang mahasiswa..
Dan menjalani peran-peran lainnya yang tidak bisa terhindarkan sebagai bagian dari masyarakat.
Bosan?! Terkadang ya, apalagi tidak banyak tempat penyaluran yang bisa dicari. Hanya berharap pada Dia yang memegang segala jiwa, agar semua ini dapat bernilai ibadah…
»» Baca Selanjutnya...
Ya.. menjalani rutinitas yang coba dimaknai sebagai sesuatu yang bernilai..
Menjadi seorang istri..
Menjadi seorang ibu..
Menjadi seorang anak..
Menjadi seorang mahasiswa..
Dan menjalani peran-peran lainnya yang tidak bisa terhindarkan sebagai bagian dari masyarakat.
Bosan?! Terkadang ya, apalagi tidak banyak tempat penyaluran yang bisa dicari. Hanya berharap pada Dia yang memegang segala jiwa, agar semua ini dapat bernilai ibadah…
Subscribe to:
Posts (Atom)