Thursday, December 13, 2007

Obsesi

when you are being obsessed with something, or someone..
how do you know when to stop?
how do you know when to take a break?
how do you know that you are still on the right path?

take enough time to read
take enough time to write
take enough time to think
take enough time to discuss and think about other people...
»»  Baca Selanjutnya...

Thursday, December 06, 2007

b-e-r-a-t

Alhamdulillah Hana akan segera punya adek. Saat ini kehamilan ummi dah masuk 7 setengah bulan. InsyaAllah awal Februari dede’nya Hana akan melihat dunia. Kehamilan kedua ini Ummi lalui hampir ga berasa. Wong sadarnya aja pas udah 4 bulan :D Orang-orang pada heran, kok bisa?? Ya.. bisa lah, ini buktinya hehe ^_^ Soalnya sejak Hana lahir, Ummi belum mengalami siklus menstruasi yang jelas, jadi belum ngeh… Trus, alhamdulillah dede’nya Hana ga rewel waktu di perut ummi. Ga pake muntah2, pusing2, dst. Sama kayak ayuk Hana. Jadi ya, Ummi ga sadar aja kalo ternyata Hana berhenti ASI karena sudah harus berbagi dengan dede’nya yang masih di perut Ummi..

Kenapa judulnya berat?? Apa dede’nya berat? Atau Umminya yang nambah berat (hehe, pastilah ya..)? Sebenernya engga sih.. Cuman, Ummi, Abi, Hana dan orang-orang di rumah sedang mengalami trauma psikologis yang cukup…menyesakkan. Mungkin Ummi ga bisa cerita disini kali ya, maklum, bukan sesuatu hal yang membanggakan, walaupun juga bukan sesuatu yang memalukan..
Subhanallah, semoga semua kejadian ini membawa hikmah yang begitu besar di kemudian hari. Do’akan kami ya, sahabat…
»»  Baca Selanjutnya...

Terlantar...

Sudah lama blog ini dibiarkan terlantar, sesibuk apa sih orang yang punya?
Ya.. menjalani rutinitas yang coba dimaknai sebagai sesuatu yang bernilai..
Menjadi seorang istri..
Menjadi seorang ibu..
Menjadi seorang anak..
Menjadi seorang mahasiswa..
Dan menjalani peran-peran lainnya yang tidak bisa terhindarkan sebagai bagian dari masyarakat.
Bosan?! Terkadang ya, apalagi tidak banyak tempat penyaluran yang bisa dicari. Hanya berharap pada Dia yang memegang segala jiwa, agar semua ini dapat bernilai ibadah…
»»  Baca Selanjutnya...

Monday, July 09, 2007

Belum apa-apa..
Belum seperti Abu Bakar ra. yang mempersembahkan seluruh hartanya untuk Islam dan hanya meninggalkan Allah dan Rasul-Nya bagi keluarganya..
Belum seperti Abdurrahman bin 'Auf yang memberikan seluruh barang dagangannya kepada umat Islam karena janji Allah akan menggantinya dengan 700 kali lipat..
Belum seperti Umar bin Abdul Aziz yang merupakan seorang khalifah tapi adalah orang yang paling miskin di negerinya..
Belum seperti Mush'ab bin Umair yang merupakan tuan muda bergelimang harta di Persia, tapi meninggalkannya demi Islam dan ia meninggal dunia dengan ditutup sehelai kain kafan yang jika ditarik untuk menutup kepalanya, maka kakinya terlihat dan jika ditarik untuk menutup kakinya, maka kepalanya terlihat..

Belum apa-apa..
Belum seperti seorang Sumayyah yang direbus dalam panci bersama suaminya dan menjadi syahidah pertama dalam Islam..
Belum seperti Asma binti Abu Bakar yang dalam keadaan hamil tua sanggup menempuh perjalanan puluhan kilometer untuk menghantarkan makanan pada Rasulullah dan ayahnya..

Belum apa-apa..
Belum cukup untuk mengatakan lelah..
Belum cukup untuk berhenti..
Belum cukup untuk tergesa..

Ya, perjuangan kita belum apa-apa..
»»  Baca Selanjutnya...

Thursday, May 24, 2007

G Project

Diskusi kami sore itu menelurkan satu proyek, untuk memperkenalkan mereka yang 'istimewa' kepada mereka yang berada pada sebaran normal. Bukan sekedar memperkenalkan, tapi juga berusaha untuk berempati... Lebih jauh lagi, ingin tetap menghargai mereka sebagai individu yang mempunyai hak dan kewajiban, walaupun berbeda.

Mereka bukan seseorang yang hanya pantas untuk dikasihani, tapi harus juga dilihat sebagai individu yang mempunyai kompetensi tertentu dan dapat berperan bagi masyarakat.

Perkenalan ini, pada tingkatan anak-anak, tentunya lewat bermain....

So, ada yang tertarik untuk gabung dengan kami?
»»  Baca Selanjutnya...

Allah Marah?!

Dialog di suatu hari antara ummi dan Auli...
U: Kak, tolong jagain ade' ya, ummi mo sholat dulu.
A: Yah, ummi... Auli kan lagi sibuk [maen] nih. Sholatnya nanti aja kenapa?
U: Ih kakak, ummi harus sholat, nanti dimarah Allah.
A: Emangnya, Allah suka marah-marah ya?

Subhanallah, anak-anak sekarang celetukannya 'berisi' ya... bikin umminya harus banyak belajar lagi, terutama untuk menerangkan konsep-konsep abstrak pada mereka yang baru mengenal benda-benda kongkrit. ^_^
»»  Baca Selanjutnya...

Monday, April 16, 2007

Adik Kecil yang Dewasa

Laki-laki itu telah berubah.
Mungkin, ia justru menjadi lebih dewasa dibanding semua kakaknya. Kata-katanya memang kasar, tapi ia benar. Sikapnya memang tidak manis, tapi sesungguhnya ia sangat perasa. Ia memang terkesan tak peduli, tapi justru ia yang paling menderita.
Manusia, memainkan perannya masing-masing dengan cara berbeda. Dengan segala keterbatasan ku, dan kami, hanya demikianlah yang dapat kami lakukan. Sekarang bagianmu, De'.
Letih, lelah... tapi permasalahan ini harus dicari penyelesaiannya. Sakiiiiiitt, semua orang merasakannya. Lebaran tahun lalu, saat semuanya terungkap, untuk kedua kalinya aku melihat airmatanya. Sedih, karena airmata itu ternyata untuk permasalahan yang dulu sudah kami anggap selesai. Ya Allah, limpahkanlah kesabaran kepada kami semua... tunjukilah kami kepada jalan yang Engkau ridhoi.. Amiin.

Untuk adikku yang sekarang lebih dewasa... Semoga Allah melindungimu dalam cahaya-Nya...
»»  Baca Selanjutnya...